• Redaksi
Kamis, Juni 11, 2026
Target Jurnalis Sulsel
  • Beranda
  • Daerah
    • Kab Bone
    • Kab Gowa
    • Kab Pinrang
    • Kab Bantaeng
    • Kab Jeneponto
    • Kab Selayar
    • Kab Sidrap
    • Kab Sinjai
    • Kab Takalar
    • Kab Wajo
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kab Bone
    • Kab Gowa
    • Kab Pinrang
    • Kab Bantaeng
    • Kab Jeneponto
    • Kab Selayar
    • Kab Sidrap
    • Kab Sinjai
    • Kab Takalar
    • Kab Wajo
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
Target Jurnalis Sulsel
No Result
View All Result

Sangat Memberatkan, Biaya Pemasangan Wifi di Kantor Desa Laliseng, Kec. Keera Tembus 35 Juta

admin by admin
November 30, 2024
in Berita Terbaru, Headline, Hukum & Kriminal, Investigasi, Kab Gowa, Kab Sidrap, Kab Sinjai, Kab Wajo
0
Sangat Memberatkan, Biaya Pemasangan Wifi di Kantor Desa Laliseng, Kec. Keera Tembus 35 Juta
0
SHARES
3
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Kab. Wajo, TARGETJURNALIS.Com – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) memastikan jaringan internet dapat dipasang di seluruh Desa di Indonesia.

Seperti diketahui bahwa pemasangan internet disetiap Desa tersebut dapat menggunakan Dana Desa yang ada. Meski begitu, terdapat syarat syarat agar pemasangan internet di Desa bisa menggunakan Dana Desa. Meski begitu, pemasangannya tidak boleh di rumah Kepala Desa atau Perangkat Desa lainnya.

Terlepas dari pemaparan di atas. Bahwa untuk pemasangan Wifi di Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo Provinsi Selawesi Selatan, diperoleh informasi dari beberapa nara sumber yang katanya biaya pemasangan Wifi bervariasi. Yakni berkisar antara 30 juta hingga 35 juta rupiah.

Salah satunya adalah di Desa Laliseng, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo. Dikatakannya bahwa biaya pemasangan Wifi di Kantor Desanya ialah sebesar 35 juta.

“Biaya pemasangan Wifi di Kantor Desa kami adalah sebesar Rp. 35.000.000 (tiga puluh lima juta rupiah)”, ungkap Asriadi selaku Kepala Desa Laliseng saat dikonfirmasi via selularnya.

Lebih lanjut disampaikan Asriadi, biaya pemasangan Wifi itu relatif, artinya tergantung kekuatan jaringan Wifi yang dipasang. Jika kekuatan jaringannya besar, maka biaya pemasangannya juga besar yakni 35 juta rupiah. Sedangkan untuk biaya perbulannya Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah).

Diwaktu yang berbeda, Camat Keera, Andi Alfian saat dikonfirmasi yang juga melalui via selular, menyebutkan kalau biaya bulanan Wifi di kantor Desa sebesar 300 ribu rupiah.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Laliseng menjelaskan bahwa biaya pemasangan Wifi dirumah adalah 6 juta rupiah.

“Biaya pemasangan Wifi dirumah saya dikenakan sebesar Rp. 6.000.000”, sebutnya.

Sebagai warga, lanjutnya, sangat berharap agar budget pemasangan Wifi dikampungnya janganlah terlalu besar. Apalagi untuk di kantor kantor Desa yang ada di Kecamatan Keera ini, dimana biaya pemasangannya cukup besar dan sangat memberatkan masyarakat.

“Mudah mudahan keluhan warga ini menjadi perhatian serius pemerintah setempat, agar biaya pemasangan Wifi diturunkan atau dapat jauh lebih ringan”, harap warga Laliseng kepada media ini.

Diketahui bersama, di era digital saat ini, akses terhadap informasi dan teknologi menjadi kunci penting dalam mendorong pembangunan ekonomi dan sosial. Namun, tidak semua wilayah di Indonesia memiliki akses yang setara terhadap infrastruktur digital, terutama daerah-daerah terpencil.

Oleh pemerintah pusat, untuk mengatasi kesenjangan ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memainkan peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur digital di daerah terpencil guna mencapai pemerataan akses informasi dan teknologi.

Pemerintah Pusat melalui APBN mengalokasikan dana khusus untuk pengembangan infrastruktur digital di daerah terpencil. Alokasi dana ini mencakup berbagai program dan inisiatif yang bertujuan untuk membangun jaringan telekomunikasi, meningkatkan akses internet dengan menyediakan layanan teknologi informasi yang terjangkau. (Fatmawati)

Previous Post

Sentra Pangurangi Takalar Tindak Lanjuti Korban Penyalahgunaan Napza Yang Melarikan Diri

admin

admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERPOPULER

  • Sentra Pangurangi Takalar Tindak Lanjuti Korban Penyalahgunaan Napza Yang Melarikan Diri

    Sentra Pangurangi Takalar Tindak Lanjuti Korban Penyalahgunaan Napza Yang Melarikan Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Sita Dollar Amerika dan Singapura Hasil Penggeledahan Terkait Dugaan Korupsi Nurdin Abdullah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dijaga Ketat, Perbatasan Bulukumba Mulai Aktif 3 Mei 2021

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbekal Tulus dan Ikhlas Prajurit TNI Satgas Yonif RK 114/SM Laksanakan Pembuatan Honai Warga Binaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Sulsel Terapkan E-Katalog Untuk Cegah Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Target Jurnalis Sulsel

© 2017-2021 Target Jurnalis

  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kab Bone
    • Kab Gowa
    • Kab Pinrang
    • Kab Bantaeng
    • Kab Jeneponto
    • Kab Selayar
    • Kab Sidrap
    • Kab Sinjai
    • Kab Takalar
    • Kab Wajo
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional

© 2017-2021 Target Jurnalis

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/